4 Penyebab Air Pembuangan Kulkas Tidak Keluar & Cara Mengatasinya

Air Pembuangan Kulkas Tidak Keluar

Apakah Anda pernah mengalami masalah ketika air pembuangan kulkas tidak keluar dengan lancar? Fenomena ini, yang sering kali disebabkan oleh berbagai faktor seperti penyumbatan saluran atau kerusakan komponen kulkas, dapat menjadi sumber frustrasi dan bahkan masalah kesehatan jika tidak segera ditangani.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beragam penyebab yang mungkin menyebabkan air pembuangan kulkas tidak keluar, serta langkah-langkah yang mudah untuk mengatasinya.  kita akan memahami lebih dalam tentang masalah ini dan bagaimana cara menghadapinya secara efektif untuk menjaga kulkas tetap berfungsi dengan baik.

Penyebab Air Pembuangan Kulkas Tidak Keluar

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan air pembuangan kulkas tidak keluar, antara lain:

1. Saluran Pembuangan Tersumbat:

  • Sisa Makanan: Ketika sisa makanan tertinggal di dalam kulkas, terutama di dalam saluran pembuangan, ada kemungkinan besar bahwa mereka akan membusuk. Hal ini dapat menyebabkan terbentuknya penyumbatan karena serpihan-serpihan makanan yang mengendap di dalam saluran dan menghalangi aliran air.
  • Debu dan Kotoran: Debu dan kotoran yang terbawa oleh udara di sekitar kulkas cenderung menumpuk dan menempel di dalam saluran pembuangan. Lama kelamaan, penumpukan ini dapat menyebabkan penyumbatan, menghambat aliran air dari keluar.
  • Lendir atau Jamur: Lingkungan yang lembab di dalam saluran pembuangan menjadi tempat yang ideal bagi pertumbuhan lendir dan jamur. Ketika lendir atau jamur tumbuh di dalam saluran, mereka dapat menutupi lubang-lubang kecil dan menyebabkan aliran air terhambat.
  • Benda Asing: Kadang-kadang, benda asing seperti mainan anak-anak kecil atau serpihan plastik dapat secara tidak sengaja masuk ke dalam saluran pembuangan kulkas. Ketika hal ini terjadi, mereka bisa menimbulkan penyumbatan dan menghalangi aliran air keluar dari kulkas.

2. Posisi Kulkas yang Tidak Tepat:

  • Posisi Miring: Ketika kulkas cenderung miring ke arah depan, ada kemungkinan air yang seharusnya mengalir melalui saluran pembuangan akan terjebak dan tertahan di bagian bawah kulkas. Hal ini terjadi karena kemiringan menyebabkan air tidak dapat mengalir dengan lancar ke saluran pembuangan yang seharusnya.
  • Permukaan Tidak Datar: Kulkas yang diletakkan di permukaan yang tidak rata atau datar secara sempurna dapat menyebabkan masalah serupa. Jika salah satu sisi kulkas lebih rendah dari sisi lainnya, air akan cenderung tergenang di sisi yang lebih rendah tersebut. Akibatnya, air tidak akan mengalir dengan baik ke saluran pembuangan, menyebabkan terhambatnya aliran air keluar dari kulkas.

Baca juga: Posisi Kulkas yang Benar : 5 Kesalahan yang Harus Dihindari

3. Kerusakan Komponen Kulkas:

  • Saluran Pembuangan Rusak: Jika saluran pembuangan kulkas mengalami kerusakan seperti retak atau berlubang, maka air yang seharusnya mengalir melalui saluran tersebut akan bocor ke dalam komponen kulkas atau ke luar dari kulkas. Hal ini mengakibatkan air tidak mengalir ke tempat yang seharusnya, sehingga menyebabkan genangan air di dalam atau di sekitar kulkas.
  • Kipas Evaporator Rusak: Kipas evaporator yang tidak berfungsi dengan baik dapat mengakibatkan penumpukan es di dalam evaporator. Es yang menumpuk ini kemudian dapat menyumbat saluran pembuangan kulkas, menghalangi aliran air keluar dari kulkas. Hal ini sering kali terjadi karena udara dingin tidak tersebar dengan merata di dalam kulkas akibat kipas yang rusak.
  • Thermostat Rusak: Thermostat yang rusak dapat mengganggu pengaturan suhu kulkas. Jika suhu kulkas tidak diatur dengan benar atau kulkas tidak mendingin seperti seharusnya, maka es akan menumpuk di dalam evaporator. Es yang menumpuk ini kemudian dapat menyumbat saluran pembuangan, menghambat aliran air keluar dari kulkas.

4. Faktor Lain:

  • Suhu Ruangan Rendah: Pada suhu ruangan yang rendah, terutama di lingkungan yang sangat dingin, air di saluran pembuangan kulkas berpotensi membeku. Ketika air membeku, ia dapat menyumbat aliran saluran pembuangan, menghalangi aliran air keluar dari kulkas. Hal ini bisa terjadi terutama jika kulkas terletak di ruang yang jarang dipakai dan suhu ruangannya turun secara signifikan.
  • Kelembaban Tinggi: Kelembaban tinggi di dalam ruangan dapat menyebabkan kondensasi air di dalam kulkas. Air yang terkondensasi ini kemudian bisa menyebabkan penumpukan air di dalam kulkas atau di sekitar saluran pembuangan. Jika terlalu banyak air terkumpul, bisa terjadi penyumbatan saluran pembuangan kulkas, mengganggu aliran air keluar. Ini bisa terjadi terutama jika kulkas tidak memiliki sistem pengeluaran kelembaban yang efektif.

Cara Mudah Mengatasi Air Pembuangan Kulkas Tersumbat

Ciri-ciri Air Pembuangan Kulkas Tersumbat:

  1. Genangan air di sekitar kulkas: Anda mungkin melihat genangan air di lantai di sekitar kulkas, terutama di bagian belakang atau di bawah kulkas.
  2. Bau tidak sedap dari kulkas: Terjadinya penyumbatan pada saluran pembuangan bisa menyebabkan bau yang tidak sedap keluar dari kulkas. Bau ini sering kali disebabkan oleh air yang tergenang dan membusuk di dalam kulkas.
  3. Kulkas tidak dingin secara optimal: Ketika saluran pembuangan tersumbat, air yang seharusnya mengalir keluar dari kulkas tidak bisa mengalir dengan baik. Hal ini dapat memengaruhi kinerja pendinginan kulkas, sehingga kulkas tidak mendingin secara optimal.
  4. Suara abnormal dari kulkas: Kadang-kadang, ketika saluran pembuangan tersumbat, Anda mungkin mendengar suara-suara aneh atau tidak biasa yang berasal dari kulkas. Ini bisa menjadi tanda bahwa ada masalah dengan aliran udara di dalam kulkas.

Langkah-langkah Sederhana Mengatasi Saluran Tersumbat:

Alat dan Bahan:

  1. Air panas
  2. Soda kue
  3. Cuka putih
  4. Hanger kawat
  5. Corong
  6. Senter
  7. Kain lap

Langkah 1: Cara Pembersihan dengan Air Panas dan Soda Kue:

  1. Cabut kulkas dari stopkontak. Ini sangat penting untuk menghindari risiko sengatan listrik saat melakukan perawatan pada kulkas.
  2. Siapkan air panas dan soda kue. Campurkan 1 gelas air panas dengan 1/4 cangkir soda kue. Pastikan soda kue benar-benar larut dalam air panas.
  3. Tuangkan campuran air panas dan soda kue ke saluran pembuangan kulkas. Gunakan corong untuk membantu aliran campuran ke dalam saluran pembuangan. Pastikan campuran ini mencapai area yang tersumbat.
  4. Tunggu selama 30 menit. Biarkan campuran soda kue bekerja untuk melarutkan kotoran dan sumbatan yang ada di saluran pembuangan. Waktu penantian ini penting agar campuran memiliki waktu yang cukup untuk melakukan tugasnya.
  5. Siram saluran pembuangan dengan air panas. Gunakan air panas dari keran atau panci untuk membersihkan sisa kotoran yang telah larut. Pastikan air panas mengalir secara merata di seluruh saluran pembuangan.
  6. Keringkan area saluran pembuangan. Setelah membersihkan saluran pembuangan, gunakan kain lap untuk mengeringkan area tersebut sepenuhnya. Pastikan tidak ada kelembaban yang tersisa, karena kelembaban yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kembali.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat membersihkan saluran pembuangan kulkas dengan efektif menggunakan air panas dan soda kue.

Langkah 2: Cara Pembersihan dengan Cuka dan Air Panas:

  1. Cabut kulkas dari stopkontak. Penting untuk keselamatan Anda menghindari risiko sengatan listrik saat melakukan perawatan pada kulkas.
  2. Siapkan cuka putih dan air panas. Campurkan 1 gelas cuka putih dengan 1 gelas air panas. Pastikan campuran tersebut tercampur dengan baik.
  3. Tuangkan campuran cuka dan air panas ke saluran pembuangan kulkas. Gunakan corong untuk membantu aliran campuran ke dalam saluran pembuangan. Pastikan campuran merata di seluruh area yang tersumbat.
  4. Tunggu selama 15 menit. Biarkan campuran cuka bekerja untuk melarutkan kerak dan kotoran yang menempel di dalam saluran pembuangan. Waktu penantian ini memungkinkan cuka untuk melakukan tugasnya dengan efektif.
  5. Siram saluran pembuangan dengan air panas. Setelah campuran cuka bekerja, gunakan air panas dari keran atau panci untuk membilas saluran pembuangan. Pastikan air panas mengalir dengan lancar untuk membersihkan sisa kotoran.
  6. Keringkan area saluran pembuangan. Gunakan kain lap untuk mengeringkan area saluran pembuangan setelah membersihkannya. Pastikan tidak ada kelembaban yang tersisa untuk mencegah masalah kembali.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat membersihkan saluran pembuangan kulkas secara efektif menggunakan cuka dan air panas.

Langkah 3: Cara Pembersihan dengan Hanger (untuk Sumbatan yang Parah):

  1. Cabut kulkas dari stopkontak. Ini penting untuk keselamatan Anda dan menghindari risiko sengatan listrik saat melakukan perawatan pada kulkas.
  2. Luruskan hanger kawat. Gunakan tang untuk meluruskan hanger kawat sehingga membentuk bentuk lurus. Pastikan hanger kawat tidak memiliki lipatan atau belokan.
  3. Masukkan hanger kawat ke saluran pembuangan kulkas. Perlahan-lahan dan hati-hati, masukkan hanger kawat ke dalam saluran pembuangan. Tekan dengan lembut untuk mendorong sumbatan keluar dari saluran.
  4. Putar hanger kawat untuk melonggarkan sumbatan. Jika sumbatan sudah longgar, putar hanger kawat secara perlahan-lahan untuk membantu melonggarkan sumbatan tersebut. Pastikan Anda melakukannya dengan hati-hati untuk tidak merusak saluran pembuangan.
  5. Siram saluran pembuangan dengan air panas. Setelah berhasil menghilangkan sumbatan, gunakan air panas dari keran atau panci untuk membersihkan sisa kotoran yang mungkin tersisa di dalam saluran pembuangan. Pastikan air panas mengalir dengan lancar.
  6. Keringkan area saluran pembuangan. Gunakan kain lap untuk mengeringkan area saluran pembuangan setelah membersihkannya. Pastikan tidak ada kelembaban yang tersisa untuk mencegah masalah kembali.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat membersihkan saluran pembuangan kulkas dengan efektif menggunakan hanger untuk sumbatan yang parah.

Tips Tambahan

  • Lakukan pembersihan saluran pembuangan kulkas secara berkala. Lakukan pembersihan minimal sekali sebulan untuk mencegah terjadinya penyumbatan. Dengan menjaga kebersihan saluran secara teratur, Anda dapat menghindari masalah air pembuangan yang tersumbat.
  • Gunakan pembersih khusus saluran pembuangan kulkas. Pembersih yang dirancang khusus untuk saluran pembuangan kulkas dapat membantu melarutkan kotoran dan kerak dengan lebih efektif. Gunakan produk pembersih yang direkomendasikan oleh produsen kulkas Anda untuk hasil yang optimal.
  • Hindari penggunaan benda tajam untuk membersihkan saluran pembuangan. Benda tajam seperti pisau atau alat serupa dapat merusak saluran pembuangan dan menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Selalu gunakan alat yang aman dan direkomendasikan untuk membersihkan saluran pembuangan.

Kesimpulan

Dalam artikel kami, telah kami bahas secara komprehensif mengenai masalah umum yang sering dihadapi oleh pemilik kulkas, yaitu air pembuangan kulkas tidak keluar dengan lancar. Berbagai faktor, mulai dari penyumbatan saluran hingga kerusakan komponen kulkas, telah kami uraikan sebagai penyebab utama masalah tersebut.

Namun, melalui langkah-langkah praktis yang kami jelaskan secara rinci dalam artikel, kami memberikan solusi-solusi efektif bagi Anda untuk mengatasi masalah penyebab air pembuangan kulkas tidak keluar. Informasi yang kami sampaikan diharapkan dapat membantu Anda dalam merawat kulkas mereka dengan baik agar tetap berfungsi optimal dalam jangka waktu yang panjang. Sekian terima kasih